Mengapa Judi Online Sulit Dihentikan, Ini Dia Beberapa Alasannya

Bandarqq – Berjudi, baik dengan cara konvensional maupun nonkonvensional hukumnya dilarang di negara ini. Bila didapati seseorang atau sekelompok orang melakukan aktivitas tersebut. Maka akan dikenakan sanksi berupa hukuman kurangan serta denda sejumlah rupiah.

Untuk judi nonkonvensional atau judi online yang usdah sangta marak saat ini, sebenarnya sudah mulai dikenal sejak tahun 1994. Di mana pemerintah Antiqua dan Barbuda, Karibia lah yang pertama kali mengesahkan judi bergaya baru ini. Hingga kemudian masyarakatnya mulai berbisnis judi online.

Sejak itu, perkembangan judi online kian berkembang. Dimulai dari perusahaan Microgaming yang berpusat di The Isle of Man, Inggris. Perusahaan perangkat lunak kasino online tersebut kemudian bersaing dengan perusahaan lainnya. Yaitu, CriptoLogic Limited yang didirikan oleh dua orang bersaudara yaitu Andrew dan Mark Rivkin di Dublin, Irlandia.

Selanjutnya di tahun 1999, muncul perusahaan pertama yang berlisensi di Australia yaitu Lasseters. Dan hingga kini, perusahaan-perusahaan judi semakin menjamur dan tersebar ke berbagai negara termasuk di Indonesia. Lantas, apa yang membuat judi online sulit dihentikan, berikut ini adalah beberapa alasannya.

Situs

Alasan pertama mengapa judi online tidak mudah dihapuskan dan dihentikan, salah satunya karena situs judi selalu berubah nama. Situs atau website judi tidak selalu menyertakan nama judi diantaranya hingga bisa mengecoh banyak pihak. Jika diketahui ada situs judi, biasanya akan dilakukan pemblokiran oleh pihak berwajib.

Namun membuat situs bukanlah hal sulit, sehingga ketika situs bandarqq sudah ditutup maka akan muncul situs baru dengan nama lain. Dan tidak butuh waktu lama untuk situs-situs judi baru untuk mendapatkan pelanggan. Karena biasanya mereka akan dengan mudah menghubungi data pelanggan yang telah masuk sebelumnya.

Hingga saat ini, banyak sekali situs judi yang bisa diakses tanpa VPN atau Virtual Private Network. Yang diketahui hanya akan memperlambat kecepatan serta sistem internet itu sendiri. Sementara para penjudi online memerlukan kecepatan yang sangat tinggi terutama saat bermain.

Keberadaan Server

Hal lain yang membuat judi online sulit dihentikan karena servernya tidak berada di Indonesia dan berpindah-pindah. Keberadaan server judi ini bisa jadi berada di wilayah negara lain yang melindungi perjudian. Kemudian sindikat-sindikat tersebut membuat konten-konten yang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat Indonesia.

Tidak sedikit pula WNI yang kemudiaan dijadikan bagian dari sindikat tersebut. Mereka akan dipekerjakan dengan tawaran gaji yang cukup mengiurkan. Kejahatan lintas negara ini memang cukup pelik karena harus ada kerjasama yang baik dari semua pihak, seperti pihak imigrasi, bea cukai, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) hingga polisi ASEAN.

Hukuman yang Ringan

Alasan ketiga mengapa judi online sulit dihentikan di Indonesia adalah, ringannya hukuman yang dikenakan pada para pelaku judi. Meskipun diancam dengan pasal yang berlapis, mulai dari Pasal 27 ayat (2), kemudian Pasal 45 ayat (2), Undang-Undang No. 19 Tahun 2016, Pasal 3, 4, 5. Juga Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 serta Pasal 303 KUHP, pelaku judi masih terus bermunculan.

Ini karena hukuman yang dikenakan paling lama hanyalah 6 tahun penjara dengan denda maksimal 1 miliar rupiah. Sementara untuk bandar judi online yang tertangkap, hukumannya akan jauh lebih ringan.

Mudahnya Akses

Banyaknya bandar dan sindikat judi online yang bertebaran di hampir seluruh penjuru dunia, didukung dengan mudahnya akses internet untuk menemukannya. Merupakan alasan lain mengapa judi online sulit dihentikan. Orang-orang akan dengan mudah mendapatkan informasi mengenai judi bahkan hanya dengan melalui telepon genggam yang biasa digunakan.

Ini juga yang membuat penemuan para penjudi yang tengah bermain sulit untuk ditemukan. Karena permainan ini bisa dilakukan dalam berbagai kondisi.

Sementara informasi mengenai situs judi pun bisa didapat dari sebaran atau broadcast melalui pesan singkat atau SMS. Sehingga siapapun yang tertarik, bisa langsung terkoneksi dengan situs yang tertera di pesan tersebut. Selain itu, murah dan beragamnya jumlah taruhan, membuat siapapun bisa ikut berjudi.

Bertabur Hadiah

Selain mudahnya akses masuk ke situs judi online, biasanya para pemain juga akan diiming-imingi hadiah yang cukup besar bila memenangkan pertaruhan. Hal inilah yang membuat akhirnya orang kembali dan terus melakukan judi. Sambil terus berharap bisa memenangkan hadiah.

Setelah para penjudi ini kecanduan dan tidak bisa meninggalkan kegiatan tersebut, maka akan semakin sulit situs-situs tersebut menghilang karena terus dicari dan diakses oleh para penjudi. Bahkan mereka yang telah kecanduan akan memmudahkan segala cara agar bisa terus menemukan situs-situs judi tersebut agar bisa terus bermain.

Kurangnya Kesadaran

Dan ini adalah alasan terbesar mengapa judi online sulit dihentikan. Karena pelaku judi baik itu pemain lama maupun baru, tidak sadar bahwa judi memiliki efek yang sangat buruk. Tidak sedikit mereka yang kecanduan judi akhirnya kehilangan kehidupan dan orang-orang yang dicintainya.

Begitu juga dengan mereka yang tidak paham akan agama dan menyepelekan hukuman yang akan mereka dapat kelak, demi kesenangan semata. Jauh dari agama akan membuat seseorang mudah tergiur dengan hal-hal instan dan mudah seperti judi ini.

Yang semakin memperburuk keadaan adalah, lingkungan sekitar yang masih mendukung judi online. Bahkan tidak sedikit pihak yang menutupi kebobrokan ini karena mereka juga menikmati keuntungan dari kegiatan tersebut.

Itulah beberapa alasan mengapa judi online sulit dihentikan di Indonesia. Masih ada alasan terbesar lain yang menyebabkan judi ini masih banyak ditemui, di mana jumlah pelakunya yang kian bertambah dan mulai masuk ke berbagai lapisan usia bahkan jenjang pendidikan.